legalisasi akte kelahiran (kutipan baru)

saya mau sedikit sharing tentang pengalaman mengurus legalisasi dokumen di indonesia (khususnya akte kelahiran bagi wni yang lahir di jakarta dan sekitarnya).

Alhamdulillah di tahun 2008 saya dikasih rezeki oleh Allah SWT dan berkesempatan untuk melanjutkan kuliah di belanda. pada waktu pertama kali tau saya dapat beasiswa tersebut belum kepikiran bagaimana ribetnya ngurus segala berkas supaya bisa berangkat dengan lancar. belum lagi info yang simpang siur, tentang dokumen mana atau apa saja yang harus dipersiapkan dari indo.

salah satu dokumen yang harus dipersiapkan dalam rangka keberangkatan saya untuk belajar di belanda adalah akte kelahiran. Ada beberapa sumber yang bilang kalo akte kelahiran kita hanya perlu diterjemahkan ke dalam bahasa inggris lalu disahkan oleh notaris saja sudah cukup. Ada juga yang menyebutkan bahwa akte kelahiran harus diterjemahkan ke dalam bahasa belanda oleh penerjemah tersumpah lalu dilegalisir di kedutaan (belanda). Setelah beberapa lama akhirnya saya mendapat info kalo akte kelahiran ini bisa dimintakan kutipan baru di kantor catatan sipil pusat dimana kita lahir. Orang-orang bilang ngurus legalisasi akte kelahiran sendiri itu ribet, tapi alhamdulillah untuk saya prosesnya cukup lancar. Dan lebih murah pastinya bila dibandingkan diurus oleh agen atau calo.

Secara garis besar, beberapa hal yang harus kita persiapkan serta proses yang harus kita lalui yaitu:

Pertama, untuk minta kutipan akte lahir yang baru kita perlu akte kelahiran lama yang asli, fotokopi kartu keluarga dan fotokopi ktp (kalo ga salah haha, maaf agak lupa:p).
kutipan baru ini bisa diminta untuk dibuat dalam versi bilingual – bahasa indonesia dan bahasa inggris dalam satu akte.
Dimana kita bisa mendapatkan kutipan akte baru ini? Dulu kebetulan saya lahir di jakarta, dan bagi WNI yang lahir di dki jakarta (dan mungkin detabek, saya kurang tau info lengkapnya, mungkin ada yang bisa bantu?) kutipan baru bisa dimintakan di kantor catatan sipil pusat yang lokasinya terletak di samping pengadilan negeri jakarta barat, satu deretan dengan univ. tarumanegara (daerah grogol – slipi). Kalo pengalaman teman saya yang lahir di medan, beliau sempat tanya ke kantor catatan sipil pusat, ternyata mereka tidak bisa memproses WNI yang lahir di luar jakarta, jadi harus ke kota dimana penduduk tersebut lahir. Biaya yang saya keluarkan untuk kutipan baru ini sekitar 125 ribu saja. Mungkin biaya nya sekarang sudah naik tapi perkiraan saya tidak akan drastis naiknya.

Setelah mendapat kutipan akte lahir yang baru, dokumen tersebut dibawa ke kementerian hukum dan hak asasi manusia, lebih tepatnya ke direktorat jenderal administrasi hukum umum (ditjen AHU) untuk dilegalisasi. Biaya legalisasi dokumen di ditjen AHU pada saat itu adalah 15 ribu, dan lamanya proses legalisasi adalah maksimal 3 hari kerja. Kebetulan untuk dokumen saya bisa selesai dan diambil keesokan harinya. Jangan lupa untuk menyiapkan materai 6000.

Setelah dokumen selesai dilegalisasi di kementerian hukum dan ham, dokumen kemudian dibawa ke kementerian luar negeri (tepatnya di loket pengurusan paspor (dinas) dan legalisasi) untuk proses legalisasi berikutnya. Di kemlu ini biaya yang diperlukan hanya 10 ribu pada waktu itu dan dokumen selesai keesokan harinya (maksimal 3 hari kerja). Jangan lupa juga untuk menyiapkan materai 6000.

Setelah dilegalisasi di kementerian hukum dan ham dan kementerian luar negeri, dokumen kemudian dibawa ke kedutaan belanda untuk dilegalisasi. Biaya legalisasi dokumen di kedutaan adalah sekitar €25 – €30. Jadi untuk nilai rupiahnya tergantung kurs yang berlaku pada saat itu. Dokumen akan selesai pada hari itu juga, atau paling lama keesokan harinya. Dan selesailah proses legalisasi dokumen akte kelahiran kita =)

Apabila ditotal, lama pengurusan adalah sekitar 1-2 minggu, dan total biaya sekitar 450-500 ribu. Biaya ini cukup reasonable apabila dibandingkan dengan biaya pengurusan oleh agen yang paling murah sekitar 900 ribu – 1 juta.

Jadi, sebenarnya gak terlalu ribet kan pengurusannya? Semoga pengalaman saya ini bisa membantu teman-teman yang mungkin perlu mengurus legalisasi akte kelahiran ya =)

Advertisements

6 thoughts on “legalisasi akte kelahiran (kutipan baru)

  1. halo. salam kenal. saya Amel berencana mau melanjutkan studi di belanda juga.
    kalo boleh saya tau, apa sajakah dokumen yang dibutuhkan untuk mendapatkan kutipan akta lahir terbaru?
    Saya berdomisili di Bandung ngurusnya di Disdukcapil Bandung dan menurut petugas, membutuhkan surat permohonan kutipan akta lahir baru (yang disarankan oleh mereka menggunakan jasa pihak ketiga)
    Personally saya agak tidak setuju dengan saran tersebut karena saya berniat di awal untuk mengurus legalisir akta sendiri. Mohon bantuannya ya.
    Terimakasih isi blognya bermanfaat sekali 🙂

    Like

    • Hallo Amel, salam kenal juga 🙂
      untuk mengajukan permohonan pembaruan kutipan akta lahir, dokumen yang harus dipersiapkan:

      copy akte kelahiran beserta aslinya (aslinya akan diambil)
      copy kartu keluarga
      copy buku nikah orang tua
      copy KTP pribadi
      copy KTP orang tua
      copy ijasah SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi (dari awal sampai akhir)
      materai 6000 (siapkan lebih)
      surat kuasa ditandatangani diatas materai (jika prosesnya diwakilkan)

      di kantor dukcapil nanti jangan lupa minta formulir pembaruan kutipan akta lahir dan surat pernyataan ya.

      pengalaman saya dulu sik ga pernah disarankan untuk menggunakan jasa perantara, nanti Amel bilang aja ke petugasnya kalo mau urus sendiri, mungkin kemarin si petugas lagi sariawan jadi jawab ringkasnya aja hihi.

      saya kebetulan nemu blog link tentang cara mengurus pembaruan kutipan akta kelahiran lengkap pakai foto juga, bisa dicek juga linknya =)
      https://kaykakayka.wordpress.com/2015/06/05/cara-mengurus-pembaruan-akte-kelahiran-di-catatan-sipil/

      goodluck untuk pengurusannya ya! (juga untuk studinya tentu ;))
      nanti bisa juga di share bagaimana pengalaman ngurus di disdukcapil Bandung hehe

      Like

  2. Hi , Salam kenal , Saya Sansan dari bandung, berencana akan pindah ke Belanda juga, tapi binggung dalam mempersiapkan akta lahir yang mana harus menggunakan kutipan baru . .

    Barangkali boleh share contoh surat permohonan ke Catatan sipil untuk mengajukan Akta lahir dengan menggunakan kutipan baru.

    THank you banget sebelumnya ya

    Like

    • Halo Sansan, salam kenal juga =)
      Untuk akte lahir ga perlu bikin surat permohonan pengajuan kutipan baru kok. Sansan tinggal dateng ke kantor catatan sipil tempat dulu kamu lahir aja kok, trus bawa akte lahir yang lama dan nanti di sana bilang mau minta kutipan baru. Petugasnya nanti akan kasih formulir ke kamu buat kamu isi, dan selanjutnya tinggal ikutin prosesnya deh.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s