2nd Stop: Billund, Denmark.

“If there was no Lego in Billund, there will almost be no Billund… Lego is Billund, and Billund is Lego.” Jorgen Vig Knudstorp

#tidur bersama #opa (ceeitanya😂) #kids #siblings #zomer #vakantie #legoland #billund #denmark #2017 #nofilter

A post shared by anis ketels (@anis.ketels) on

Kami berangkat menuju Billund dari Hamburg sekitar jam 11 siang. Di tengah perjalanan kami berhenti sebentar untuk makan siang di rest area yang kebetulan pas kami lewati pada saat jam makan siang. Salah satu kelemahan cara kita ini adalah makanan yang kita dapet akhirnya ya apa adanya deh.

Setelah menyetir selama kurang lebih 3 jam lebih, akhirnya kami sampai juga di Billund, Denmark. Udah pada tau kan yaa, tujuan utama kami ke sini adalah Legoland hehe. Kalo dulu pas di Legoland Günzburg kami menginap di Legoland Resort-nya, kali ini kami menginap di Bed & Breakfast Gregersminde (well, actually we didn’t get breakfast, that’s just how they call it 😛) yang lokasinya ga jauh dari Legoland. Saya sempat kepikir untuk stay di Legoland Resort-nya juga si, tapi begitu saya cek harganya langsunglah saya mundur teratur. Udah ini tempat turis kumpul, pun letaknya di Denmark – which is known as one of the expensive countries to live!. Untung aja saya masih bisa booking si B&B ini, secara sebelumnya setiap saya nyari tempat buat stay dengan harga yang agak masuk akal (dengan lokasi yang ga begitu jauh plus kondisi yang cukup nyaman) mesti semuanya either fully book ato ga harganya bikin saya urut dada hahaha.

Tempat kami stay ini lumayan melebihi ekspektasi kami. Saya pikir lokasinya bakalan agak ke dalem di tengah hutan dan kabinnya banyak kaya di tempat-tempat outdoor camping dengan holiday hut gitu. Tapi ternyata si B&B ini cuma ada satu kabin yang terpisah, selain itu mereka ada kamar yang lokasinya di rumah utama dan beberapa kabin model rumah susun gitu. Mereka nyediain sepeda yang bisa kita pakai gratis, tempat parkir kendaraannya juga lumayan. Selain itu di sana ada juga playground dan lapangan futsal.

Kabin kami sendiri bisa dibilang compact, efisien dan lengkap. Kamarnya ada 2 (satu kamar dengan double bed dan satu kamar dengan bunk bed). Di kabin juga tersedia dapur beserta peralatan makan dan kelengkapan memasak lainnya (bahkan bread toaster dan coffee maker juga ada), kamar mandi (shower) lengkap dengan hair dryer, plus sesuai request kami juga disediakan baby cot dan baby chair.

Billund  sebenernya kota yang ga begitu besar – tapi juga ga kecil. Seperti yang saya kutip di atas, kalo Lego ga pertama kali dibuat di sini, mungkin orang-orang ga akan kenal dengan Billund. Sepanjang perjalanan menuju Billund yang kami lewati hampir ga ada gangguan dan bebas dari macet (jauh beda dengan jalan menuju Hamburg – baru nginjek gas ehh di depan ada perbaikan jalan lagi yang berarti ngantri lagi wkwk). Trus, entah kaminya yang bego atau emang ini kenyataan ya, tapi menurut kami city center-nya Billund itu kecil banget! perasaan kampung tempat kami tinggal lebih lengkap dan lebih gede deh wkwk. Suami bahkan nyeletuk, “Kayanya Legoland jauh lebih besar dan rame kalo dibandingkan sama Centrum Billund-nya sendiri deh.” Jadi center of crowd-nya Billund ya si Legoland ini lah (dan Billund Airport yang lokasinya berseberangan dengan Legoland).

Ada satu lagi yang lumayan mencolok yang kita liat di centrum-nya. Hampir sebagian besar restoran yang kita temuin di sana menawarkan menu yang sama: pizza, pasta and grill. Apa ini trik mereka untuk ngurangin persaingan ato kurang kreatif saya kurang tau deh hihi. Tapi kalo dari pengalaman kami makan di salah satu restorannya si rasanya cukup enak (kami waktu itu cuma pesan beberapa jenis pizza dan salad aja).

Keesokannya setelah sarapan (di kabin – kami belanja di supermarket yang lokasinya selemparan batu dari tempat kami nginep) kami berangkat menuju Legoland. Lokasinya cuma 5 menit dengan mobil dari tempat kami menginap. Legoland sendiri menyediakan tempat parkir di beberapa lokasi, dengan lokasi paling dekat ada di seberang legolandnya. Harga tiket masuk Legoland bisa dibilang masih lumayan masuk akal kalo dibandingin sama Disneyland. Kebetulan saya nemu promo yang cakep banget di Groupon, dimana buat family ticket (open date, maksimal 2 dewasa dan 2 anak) harganya sekitar 40% lebih murah dari harga aslinya.

Main entrance Legoland Billund.

Legoland Billund bisa dibilang ga jauh beda dengan legoland-legoland lain yang udah pernah kami kunjungi (baru yang di Johor Bahru Malaysia sama di Günzburg Jerman aja si hahaha). Tapi ada satu yang bikin mereka beda: miniland-nya. Di sini mereka punya miniatur dari gedung-gedung tertinggi di dunia, plus miniatur kota-kota di Denmark dan beberapa kota besar di Eropa. Sebenernya saya motret lumayan banyak miniatur land-nya, tapi saya cuma upload beberapa aja di sini hehe.

Ga seperti Disneyland dan Efteling, Legoland ga sepanjang tahun buka. Mulai bulan November sampai bulan Maret di tahun berikutnya mereka tutup dan baru buka kembali di bulan April. Ga kaya Disneyland yang ga membolehkan pengunjungnya untuk bawa makanan dan minuman dari luar, legoland punya konsep “terbuka” alias pengunjungnya boleh bawa makanan dan minuman sendiri (di efteling juga sama). Di sana sendiri lumayan banyak pilihan makanan yang bisa kita pilih (mulai dari kebab, wok to go, dan makanan standar seperti burger, fries and steak). Rasanya (dan porsinya) juga sangat bikin kenyang dan harganya cukup masuk akal.

Setelah anak-anak puas main (plus sudah hampir waktunya park tutup), kami kembali ke tempat kami menginap. Sewaktu kami jalan menuju ke tempat parkir di langit sedang menyembul segaris pelangi. Cantik!

Lego version of Nyhavn, Copenhagen.

Lego version of the White House.

The Clock Tower Mecca, Shanghai Tower China, and Burj Al-Khalifa UAE.

The rainbow!

Besok paginya anak-anak setelah sarapan main di playground dan trampolin di B&B, dan setelah makan siang kamipun berangkat menuju ke Kopenhagen.

Advertisements

8 thoughts on “2nd Stop: Billund, Denmark.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s