daily stuff · personal · Random Thought

Beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa Belanda

Rute penerbangan dari Amsterdam ke Batavia jaman dahulu kala. Lamanya perjalanan bisa sampe 2-3 bulan! (lokasi: Aviodrome, Lelystad).

Setelah beberapa tahun menetap dan lumayan sering berkomunikasi dengan bahasa Belanda dalam kehidupan sehari-hari (ya iyeala secara anak-anak ngomongnya pake boso Londo😅), saya baru sadar kalo ternyata lumayan banyak kata-kata yang saya kenal dalam bahasa Indonesia mirip-mirip dengan bahasa Belanda loh. Kadang penulisannya yang beda tapi pelafalannya sama, atau sebaliknya, tulisannya sama tapi pelafalan berbeda. Kalo tulisan mungkin bahasa Belanda lebih banyak yang mirip dengan ejaan lama sebelum ada EYD ya.

Pelafalan alfabet dalam bahasa Belanda juga hampir semua hurufnya sama dengan bahasa Indonesia loh. Ada beberapa huruf yang dilafalkan secara beda. Huruf “G” dalam bahasa Belanda diucapkan seperti orang yang sakit tenggorokannya hahhaha “kh(é)”, trus “J” yang dilafalkan “yé”, “Q” dilafalkan “ku’h” (short u), huruf “Y” yang diucapkan “éy” (kadang disebut igrek😁). Saya agak ragu tapi kayanya huruf “U” juga kedengerannya beda deh.

Saya mau list kata-kata apa aja yang saya ingat di sini, supaya nanti kalo pas kebetulan lagi berkunjung ke sini jadi pede (lah hubungannya apa ya🤣).

  • Jas; dalam bahasa Belanda dibaca “yas” (“a” pendek), sementara dalam bahasa Indonesia adalah “jas” (kurang lebih artinya sama, yaitu jaket).
  • Koetsir; dalam bahasa Belanda dibaca “kutsir” (“i” pendek), kata ini sama dengan “kusir” (atau supirnya delman🤣) dalam bahasa Indonesia.
  • Velg; ini udah pada tau lah yaa apa artinya 😁.
  • Knalpoot; dalam bahasa Indonesia dibaca knalpot.
  • Gratis; yak, arti dalam bahasa Belanda dan Indonesia sama, cuma kalo dalam bahasa Belanda pelafalannya “khratis” hahaha.
  • Korting; atau diskon. Saya baru tau ternyata istilah ini datengnya dari bahasa Belanda wkwk.
  • Spekkoek; kue spekuk alias lapis legit. Bedanya kalo kue spekuk di sini pasti berempah, beda dengan lapis legit yang ada di Indonesia.
  • Tas; baik dalam bahasa Belanda dan bahasa Indonesia dibaca sama dan bermakna sama.
  • Horloge; artinya jam tangan, dibaca kurang lebih “horloosje”, mirip dengan kata “arloji” dalam bahasa Indonesia 😁
  • Vulpen; kurang lebih dibaca “voulpen”, mirip sama kata “pulpen” dalam bahasa Indonesia.
  • Potlood; alias pensil. Kalo bahasa orang dulu pensil suka disebut potlot kaaan hihi.
  • Beha; (dibaca “béha) artinya BH atau bra. Cukup jelas kan 😂.
  • Versnelling; bahasa Indonesianya adalah persneling kalo ga salah ya? Ituloh, yang buat ganti gigi di mobil.
  • Rotonde; kalo dalam bahasa Inggris disebut “round about”, saya ga tau istilah bahasa Indonesia lainnya (bundaran kayanya ya), cuma seingat saya kalo lewat bundaran mama saya suka bilang rotonde wkwkwk.
  • Te laat; dibaca telaaat alias telat alias terlambat! Hahaha.
  • Klaar; artinya selesai, macem orang betawi ngomong “kalo dia udah turun tangan, pasti kelar urusannya”
  • Precies; artinya sama dengan kata “persis” dalam bahasa Indonesia.
  • Slot; berarti “mengunci”, mirip sama istilah “selot” yang suka dipake sama orang tua jaman dulu (setidaknya ortu saya haha) kalo nanya “pintu udah diselot belom?” 🤣.
  • Kasteel; atau kastil.
  • Kantoor; dalam bahasa Indonesia penulisannya aja yang beda (kantor), artinya sama.
  • Kapot; alias rusak 😁.
  • Kapper; saya suka denger kalo di indonesia yang tukang potong rambut suka dipanggil kaper kan ya?
  • Tegel; dibaca “tékhel” yang berarti ubin. Di indonesia juga dipake kan ya kata “tegel” ini?
  • Gordijn; dibaca “khordain” atawa gorden ibu-ibu 😂.
  • Straf; berarti dihukum/hukuman. Kalo bahasa Indonesianya suka dieja “setrap” haha (kayanya si bahasa lokal aja ini hihi).

Duh kayanya kalo saya mau terusin bakalan panjang banget ini tulisan hahaha. Sementara udah dulu yaa, kalo ada yang mau nambahin boleh loooh ditulis di kolom komen 😊

4 thoughts on “Beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa Belanda

  1. Aku ketawaaa pas baca kata: vulpen, potlood, te laat, klaar, slot, tegel, gordijn, straf. Itu sehari-hari sering denger ya.. ternyata oh ternyata hueheeehehe

    Beberapa kata juga mirip bahasa jerman ya ternyata. Namanya pun tetanggaan hihihi.. gratis, beha, klaar (klar), kapot (kaput), straf (strafe)

    Like

    1. Iyaaa Mii, makin kesini makin banyak kata yang bikin aku mikir “ternyata gw udah dari dulu ngerti bhs belanda” hahaha.

      Benerrr Dutch sama German banyak yang mirip kata-katanya, cuma paling pronounciation-nya aja yang suka beda yah 😁

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s