indonesia · personal · travel

Mudik Liburan 2019: Banyak Berkah, Alhamdulillah!

Setelah lama vakum ga setor-setor tulisan di sini (banyak tulisan yang masih mentok di draft nih, hiks), semoga kali ini saya bisa tuntas nulisnya kali ini ya 🙂

Jadi pertengahan Juli kemarin saya beserta keluarga berkesempatan buat mudik ke Jakarta dan beberapa kota (dan Negara) sekitarnya. Buat suami dan anak saya yang pertama dan kedua mudik kali ini lumayan spesial karna mereka udah 3 tahun ga ikut ke Indonesia. Selain waktunya yang agak susah, ada satu dan lain hal yang bikin mereka ga bisa mudiklah, makanya tahun ini kami udah rencanakan jauh-jauh hari biar semua bisa pulang.

Ngatur perjalanan bawa rombongan begini ternyata jauh lebih remfong dibanding kalo saya mudik sendiri (ato berdua si bungsu aja). Mana kami berangkatnya ga bareng (saya dan si bungsu berangkat seminggu lebih awal), jadilah saya agak pontang-panting beresin koper dua kloter 😅.

Kali ini kami berangkat dari Brussels (semata karna dapet tiket lebih murah dari sana haha). Mudik kali ini bisa dibilang alhamdulillah banyak berkahnya.

Pertama, di Brussels kami bisa ikutan parkir mobil di rumah teman saya, yang juga dengan murah hatinya menawarkan suami dan anak-anak untuk bermalam di rumah mereka karna jadwal flight yang pagi banget.

Kedua, berkah dari pertemuan saya dengan sesama alumni SMA di Belanda yang kemudian memperkenalkan saya dengan temannya, yang ternyata punya spare rumah kosong di daerah sekitar BSD. Bener-bener saving cost banget ini 😁.

Ketiga, sahabat saya beserta keluarganya yang tahun lalu berkunjung ke sini, bisa ikut liburan bareng ke Kuala Lumpur dan dengan sukarela antar jemput kami, bahkan nraktir kami berkali-kali selama kami di Jakarta. Masya Allah banget deh pokonya.

Keempat, temen “geng” sewaktu kuliah dulu dengan tangan terbuka nerima kami untuk stay di rumah mereka (saya suka banget dengan konsep rumahnya!). Suguhan sate ayam yang disajikan mereka membekas banget di hati anak-anak, sampe mereka minta saya buat sate “kaya yg di rumahnya Om Lolik” – ini PR abis secara satenya yang bikin abang-abang tukang sate profesional, sementara saya gadungan hahaha.

Kelima, keluarga Kajen yang menerima dan melayani kami mulai dari dijemput di stasiun, disediakan tempat nginep, dianter kemana-mana, bahkan dioleh-olehi segala macam.

Keenam, dari awal kami berencana untuk transit di Doha dan jalan-jalan di sekitar kotanya. Qadarallah ada kenalannya abang saya yang tinggal di sana dan dengan senang hati menjemput, membuka pintu rumahnya untuk kami istirahat, ngajak kami keliling Doha (bayarin pula!), sampe nganter kami kembali ke bandara. We are so grateful that we know so many generous people around us!

Ketujuh, kedelapan dan seterusnya tentu aja keluarga saya yang super. Mulai dari jemput di bandara, nganter kemana-mana, ngurusin segala tetek-bengek urusan cucian lah, makanan lah, nganter ke bandara juga, bersedia direpotin ga pake ngeluh dan tanpa merongrong kami dengan minta oleh-oleh.

Alhamdulillah saya juga sempat ikut sholat Idul Adha di BSD, silaturahim dengan keluarga besar, dan nengok makamnya Bapak bareng keluarga.

Tiga minggu (empat buat saya dan si bungsu) rasanya cuma sekejap kalo dihabiskan dengan orang-orang tersayang ya. Semoga kami semua diberikan rejeki dan kesehatan oleh Allah supaya bisa berkumpul dan ketemu lagi di tahun-tahun yang akan datang. Aamiin.

6 thoughts on “Mudik Liburan 2019: Banyak Berkah, Alhamdulillah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s