Berkunjung ke Perpustakaan.

“Any book that helps a child to form a habit of reading, to make reading one of his deep and continuing needs, is good for him.” – Maya Angelou

Dua minggu yang lalu saya dan anak-anak (termasuk si bayi) pergi berkunjung ke perpustakaan umum yang ada di deket tempat tinggal kami. Kami sebenernya lumayan sering ke sana (jaraknya kurang lebih 300 meter aja dari rumah kami), tapi kebetulan pas kemarin saya kepikiran mau share gimana kerennya (menurut saya yaa) perpustakaan ini walo lokasinya di kota kecil hehe. Maksud awal kunjungan kami kemarin adalah untuk mengembalikan buku yang dipinjam anak saya dari perpustakaan. Kunjungan kali ini pun jadi agak spesial karna ini pertama kali saya stay agak lebih lama di sini dan membiarkan fabian meng-explore kids corner yang memang khusus disediakan untuk para bayi dan batita. Gak gitu besar si emang baby corner-nya, tapi menurut saya they did a good effort to make children think that reading is fun and eventually can make them like to read as early as they can

Ngomong-ngomong soal early start, fabian semenjak lahir udah punya kartu perpustakaan sendiri loh hahaha. Jadi seinget saya pas saya lagi hamil, saya liat (biasaaa, nyari susuatu yang gretongan wakaka) di mana gitu kalo fabian bisa dapet buku gratis dan koper kecil (semacam lunch box kalo menurut saya si) dari perpustakaan setempat. Yah mama denger gratisan ga mau melewatkan laaaahhh. Dan terdaftarlah jadinya fabian sebagai anggota perpustakaan di kampung kami hihi. Btw souvenir yang kami dapat lumayan loh. Ada friemeltjes dieren boek, short story book (with image), membership card-nya fabian, dan tentunya si koffer mini nan unyu itu hehe. Berhubung fabian dulu masih belum ngerti apa-apa jadinya saya cuma kasih main pake friemel boek-nya. Jadi inti membership ini si sebenernya supaya mama papa (atau anggota keluarga lainnya) bisa voorlezen (membaca – bercerita) untuk fabian buku-buku khusus untuk bayi yang bisa dipinjam dari perpustakaan. Semua berawal dari baby step ya gak, supaya tepat pada waktunya tumbuhlah minat fabian untuk membaca (cieee😂).

Paket boekstart, minus friemelboekje-nya 🙂

Di PC yang ada di foto ini, kita bisa cari buku yang kita mau. Di Gemeente kami ada tiga lokasi perpustakaan: di Heusden, Vlijmen dan Drunen (tempat kami tinggal). Jadi kalo kita nyari satu buku misalnya, harus dilihat juga di keterangannya si buku ada di perpustakaan yang mana.

Spot ini bisa dipake anak-anak untuk duduk kalo mereka mau baca di tempat.

Giant lego blocks corner. Salah satu spot favorit fabian 😉

Koleksi buku untuk anak-anak usia 5 tahun sampai dengan usia kurang lebih 12 tahun (basisschool atau elementary)

Section-nya di sini dibagi berdasarkan tema (dan usia). Kaya foto di sini, spot ini diperuntukkan untuk bacaan dengan tema kasih sayang dan kehidupan (love and life)

Keranjang penuh dengan buku untuk bayi dan batita.

“surga” banget buat fabian. Di sini dia bisa bolak balik halaman di buku, lempar buku dari keranjang trus masukin lagi, atau banting-banting si boneka buaya hahaha

Tempat minjem dan balikin buku dari perpustakaan. Semuanya self service – walau ada petugas yang siap membantu kalo kita ga tau gimana caranya minjem atau balikin buku.

Ada kuda-kudaan juga di sini! Kuda goyang ini kalo dalam bahasa Belanda disebut “hobbelpaard”

Beberapa koleksi buku untuk anak-anak usia 2 – 5 tahun.

Di sini juga tersedia beberapa PC yang bisa dipergunakan secara gratis. Selain itu juga tersedia free wifi yang bisa diakses oleh pengunjung perpustakaan.

Fyi, biaya membership untuk anak -anak mulai dari 0 sampai usia 18 tahun di perpustakaan ini adalah gratis. Saya kurang tau tiap anak bisa minjem buku berapa banyak maksimal, tapi seingat saya anak-anak pernah minjem 3 buku sekaligus dalam satu waktu. Lamanya waktu peminjaman sekitar 3 minggu, dan denda keterlambatan pengembalian adalah sekitar 25 sen per hari. O ya, di sini kalo ga salah juga ada koleksi DVD, tapi kalo mau pinjem harus bayar (termasuk member anak-anak).

Sementara untuk dewasa keanggotaannya gak gratis (untuk berkunjung dan baca di tempat ga perlu jadi member kok. (Hampir) semua koleksi bacaan bisa diakses langsung dan gratis). Ada beberapa tipe abonemen yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan masing-masing. Besar iurannya (per tahun) bervariasi dari yang paling rendah (€29,50 untuk tahun ini) dengan akses terbatas sampai yang paling tinggi (€65 untuk tahun ini) dengan akses tanpa batas.

Perpustakaan ini lumayan lengkap untuk koleksi buku anak-anaknya menurut saya. Juga koleksi bacaan untuk para dewasanya. Cuma sayang kalo dari yang saya lihat untuk koleksi buku berbahasa Inggrisnya agak terbatas (kebanyakan koleksi lama kayanya). Bisa jadi peminat bacaan dalam bahasa Inggris agak kurang, makanya mereka ga menyediakan bacaan dalam bahasa Inggris begitu banyak. Hal ini juga yang menjadi salah satu pertimbangan kenapa saya sendiri sampe sekarang belum jadi anggota perpustakaan ini wkwk.

All in all, saya lumayan salut dengan dukungan pemerintah dalam memajukan minat warganya (terutama anak-anak dan remaja) untuk membaca. Ga gitu sulit sebenarnya menurut saya (ya ga si), cukup kasih akses dan buat lingkungan di sekitarnya menarik serta kasih ambience yang nyaman ke mereka, insya allah mereka jadi lebih tertarik dan suka membaca deh.

Pengalaman saya dengan perpustakaan umum dulu sewaktu sekolah dan kuliah di Jakarta gak gitu menarik siiih makanya ga gitu worth it untuk di-share (lah jadi curhat hahaha). Selain mungkin karna akses ke perpustakaan umum (dari tempat saya tinggal) ga gitu gampang, mungkin juga karna memang kondisi di perpustakaannya sendiri yang ga gitu mendukung (baca: kurang nyaman dan akses terbatas) makanya saya jarang pergi ke perpustakaan umum. Seinget saya dari beberapa perpustakaan umum yang pernah saya kunjungi di Indonesia (dulu) menggunakan sistem katalog tertutup, yang artinya pengunjung (atau anggota) cuma bisa nyari buku yang dibutuhkan di search engine atau katalog perpustakaan, trus kalo mau liat, baca atau pinjam harus minta ke petugasnya untuk diambilkan. Saya ngerti si kenapa sistem ini yang dipakai ( kebanyakan warga Indonesia menurut saya masih cenderung vandalisme – mereka ga menjaga sesuatu (yang bukan milik sendiri) secara baik- baik dan bahkan cenderung merusak), cuma sayang aja jadinya kita yang kadang cuma mau browsing di perpustakaan (kali aja ada bacaan yang menarik kan) jadi males duluan. Dulu, salah satu perpustakaan di Jakarta yang menurut saya patut di kunjungi adalah perpustakaan yang ada di gedung British Council Jakarta. Koleksinya banyak yang menarik dan aksesnya juga terbuka untuk pengunjung. 

Btw saya baru aja browsing dan kebetulan nemu link menarik seputar perpustakaan apa aja yang rekomen untuk dikunjungi di Jakarta. Buat (warga Jakarta) yang suka baca, kali aja info di link ini bisa membantu ya :).

Saya jadi penasaran dengan kondisi perpustakaan di negara/kota lain deh. Gimana pengalaman temen-temen dengan perpustakaan? 

Advertisements

Aplikasi di Handphone.

Image via Freepik.com

I have to admit, hp saya lumayan penuh dengan aplikasi (tutup muka). Dari kapasitas internalnya (16 gigabyte), kurang lebih 75%-nya isinya aplikasi semua hahaha. Banyak banget yaaa. Aplikasi apaan aja si yang ada di hp saya? macem-macem isinya, mulai dari aplikasi bawaannya si hp (yang kebanyakan ga guna dan cuma menuh-menuhin storage zz), socmed related apps, games dan juga aplikasi-aplikasi handy yang buat saya lumayan bantu. Boleh lah ya kita ulik sedikit si aplikasi-aplikasi yang cukup sering saya gunakan, mungkin aja bisa jadi inspirasi buat temen-temen. Untuk fitur basic saya ga akan tulis di sini karena mungkin hampir semua hp punya.

Aplikasi tempelan dari google/android
Beberapa aplikasi tempelan dari android yang merupakan bagian dari google itu menurut saya banyak bener, kebanyakan ga guna tapi juga ga bisa di delete *kezel. Ini lumayan makan banyak tempat di storage (dan bikin list app jadi panjang). Dari semua aplikasi google, ada beberapa aplikasi yang menurut saya cukup berguna dan sering saya pergunakan.

  • Google Email/Gmail (saya udah pake gmail kurang lebih sejak 10 tahun yang lalu, jadi bisa dibilang gmail adalah my primary email – bersyukur bisa terintegrasi dengan hp, apalagi pas saya masih aktif kerja kemarin. Handy!)
  • Google Drive (berguna buat save foto-foto dan dokumen yang mau saya share ke temen atau kerabat hehe)
  • Google Chrome (saya harus install sendiri si kalo untuk ini. Seinget saya google search engine yang ada di hp yang dalam bentuk browser biasa – explorer kalo ga salah. Saya lebih suka chrome karena simpel dan udah biasa aja kali ya)
  • Google Maps (bantu banget kalo lagi nyari lokasi, walo kadang saya-nya ga mudeng hahahha)
  • Google Playstore (oke mungkin ini masuk yang basic untuk handphone android ya, tp bolehlah dimasukin di list ini hehe. Playstore berguna buat cari-cari dan install aplikasi tentunya;))
  • Google Translate (buat saya yang bahasa ibu-nya bukan bahasa setempat google translate cukup sering saya gunain terutama di awal-awal sewaktu saya baru pindah. Sekarang pun begitu, terutama kalo saya ga bisa nemu padanan kata yang pas ato ragu pasti saya cek ke sini hehe)
  • Office Suite (membantu banget kalo saya kebetulan perlu liat dokumen (penting) di perjalanan (laptop ga ditangan). Aplikasi yang paling sering saya pake dari office suite adalah pdf viewer-nya dan word).

Aplikasi yang berhubungan dengan komunikasi dan sosmed.
Saat ini aplikasi komunikasi dan sosmed yang terinstall dan lumayan aktif di hp saya yaitu:

  • Whatsapp (WA ini jadi alat utama komunikasi saya. Mau sama suami, keluarga di Indonesia, maupun sama temen-temen, saya paling sering pake ini. Apalagi sekarang ada fitur video call-nya, makin ca’em lah pokonya 😄)
  • Line (dulu saya install ini karena WA belum ada video call-nya, plus kadang koneksi Line lebih jernih daripada WA. Selain itu, saya mau main Pokopang hahahaha. Tapi akhir-akhir ini Line jadi agak terlupakan terutama sejak WA punya video call).
  • Skype (sebelum mama saya ganti smartphone saya selalu nelepon ke rumah pake Skype credit. Selain cukup jernih suaranya, kualitas sambungannya juga stabil. Dulu pas kuliah saya suka pake Voip macem-macem. Lebih murah si, tapi banyakan disco(nnect)-nya daripada ngobrolnya hihi. Fitur video call-nya juga kadang saya pake dan lumayan bagus kualitasnya. Sayang orang-orang sekitar ga banyak yang pake, jadilah saya seng ada lawan 😝).
  • Google Hangout dan Google+ (kedua aplikasi ini dulu cukup sering saya pake. Tapi sekarang ngga begitu sering – terutama Hangout – karena ya balik lagi, temennya gada yang aktif hahaha)
  • Facebook dan Messenger-nya (sebenernya ga pengen install, tapi berhubung FB udah terintegrasi dengan google sekarang mau ga mau si aplikasi ini jadi ter-default di hp. Saya gabung di FB udah lumayan lama (akhir 2006). Sebelum fb ada messengernya, sewaktu kuliah di sini saya dan temen-temen komunikasinya lewat comments dong, parah ya wkwkwk. Kemudian saya sempet idle dan gak buka fb cukup lama. Alesannya? Males aja. Juga bosan mungkin. Tapi berhubung temen-temen di sekitar sini (dan di Indonesia) juga paling banyak pake FB, jadilah saya kembali aktif di FB – walo tetep ga gitu aktif juga hehe)
  • Path (saya seneng main path karena temennya ga banyak hehe. walo fiturnya ga jauh beda sama facebook tapi tetep aja suka. Ga tau juga si sampe berapa lama hehe)
  • Instagram (Saya baru mulai aktif instagram sekitar 2 tahun lalu. Telat yaa😄. Abis emang sebelumnya ga gitu tertarik karna menurut saya ya sama aja sama socmed lainnya. Awal mula saya jadinya gabung juga karena saya tertarik buat ikut di daily/monthly challenge-nya Pixlr yang repost foto mereka yang kreatif mengedit fotonya pake Pixlr. Prestasi paling keren buat saya cuma sampe si pixlr me-like foto saya wkwkwk. Kalo orang-orang takut racun belanja karena IG, thanks God saya ga pernah tertarik hehe. Just not my thing I guess)
  • WordPress (awalnya karena mau upload foto dari hp langsung dan mikir kalo lagi bosen ato dalam posisi menunggu kayanya seru juga nulis atau baca ceritanya temen-temen blogger, akhirnya saya install aplikasi ini di hp. Walau nulisnya jarang tapi buat yang baca ceritanya temen lumayan sering jugaa hahaha. Makanya kadang kalo pengen ikut komen ke postingan temen-temen suka ga terlaksana. Apalagi kaya blognya Deny yang ga bisa dikomen via hp, ya udah saya gigit jari aja deh jadinya hihi)

Aplikasi Games
Saya adalah penyuka games walau akhir-akhir ini udah jaraaang banget main lagi (almost not anymore). Ga pake detoxdetox-an, berentinya ini seiring dengan waktu dan kepentingan si. Walaupun ga dimainin lagi, ada beberapa games yang masih saya simpan dan ga delete, in case saya mau main lagi atau pas lagi bengong nunggu sesuatu. Beberapa games yg masih bertahan di hp saya antara lain:

  • Candy Crush Saga (wakaka ayo ngacung yang punya games ini di hp-nya! Terakhir saya main CC kayanya udah beberapa bulan yang lalu semenjak si baby brojol deh. Level terakhir yang saya mainin itu level 1878. Udah jauh ya hahaha. Kemarin-kemarin tu sempet loh saya harus nunggu update dulu dan levelnya nambah buat main)
  • Line Pokopang (ini juga racun nih hahhaha. Dulu saya sukaaa banget, tapi main pokopang kalo ga ada temennya jadi cepet bosen, makanya ga tahan lama sukanya. Lama ga main trus saya jadi main lagi karena mereka nambahin beberapa hal yang bikin menarik lagi. Tapi sekarang ya ga sering main lagi juga hehe)
  • Plants vs Zombie (games ini saya install karena saya dulu suka banget sama PvZ versi komputer. Sebenernya saya ga sering main juga di hp, tapi kadang lumayan seru buat anak-anak main kalo mereka lagi bosen)
  • Colorfy (saya install aplikasi ini sewaktu kemarin lagi tren warna-mewarnai. Pengen uninstall tapi lupa melulu akhirnya masih nempel deh di hp sampe sekarang)
  • Swamp Attack (entahlah ini game apa, keponakan saya yang install dan saya ga pernah mainin ini haha)

Aplikasi Tambahan (Personal Preference)
Oke, selanjutnya aplikasi penting pilihan saya yang membantu dan lumayan sering saya pake di kehidupan sehari-hari (tsaaah). Ternyata jumlahnya lumayan banyakkk. In no particular order ya hehe.

  • Mobile banking app (berhubung saya adalah nasabah Bank Mandiri dan ABN Amro, jadi saya punya dua aplikasi ini di hp)
  • Waze (penting banget karna saya ga punya tomtom dan ga biasa make google maps. Menurut saya waze lebih simpel dan akurat dibandingkan google maps, tapi ini tergantung preferensi dan kebiasaan menurut saya)
  • Pixlr (dulu saya pake pixlr di pc, dan begitu tau ada pixlr app untuk android saya langsung install. Kalo disuruh milih, saya lebih suka pixlr versi sebelumnya daripada versi yang sekarang. Kurang greng menurut saya)
  • Photogrid (saya install ini sebelum nemu Pixlr, sering saya pake untuk bikin photo collage. Sekarang udah jaraaang banget dipake tapi sayang untuk di uninstall hihi)
  • Airbrush (nah loh kenapa sampe ada tiga aplikasi editing di hp hahaha. Kalo ga salah saya pake ini buat ngilangin noise background yang saya ga inginkan. Tapi sekali lagi saya lebih suka yg versi lamanya dibanding yang baru)
  • 9292 (aplikasi ini jadi andalan saya pada saat menggunakan transportasi publik di Belanda. Really handy, cukup akurat dan bantu banget buat kita kalo ga mau terlalu lama nunggu di halte atau stasiun, ato kalo nentuin jam janjian dengan seseorang).
  • Dutch Verbs dan De of Het (buat yang lagi belajar bahasa Belanda dua aplikasi ini bantu banget buat kita kalo lagi bingung bentuk verbs yang mana yang tepat digunakan. Walo udah ga gitu sering dipake lagi tapi kalo kepepet saya masih suka nyontek di dua app ini hihihi)
  • Marktplaats (situs jual beli secondhand yang paling aktif di Belanda. Menurut saya mobile app mereka lebih efisien dan gampang digunakan dibanding website page mereka)
  • Bol.com (ini situs belanja segala ada hahaha. Walau suami saya yang punya akun, tapi yang punya aplikasinya saya wkwk. Dan yang lebih asik lagi, di Bol kami bisa pesen barang dulu baru bayar kemudian hihihi)
  • Burger King (pertama, alesan saya punya aplikasi ini tentu karena anak-anak (beserta saya dan suami) adalah penggemar BK. Ditambah lewat aplikasi mereka kita bisa dapet promo yang lumayan banget. Makanya aplikasi ini lumayan sering kita pake kalo pas lagi makan di BK :))
  • Alqur’an Indonesia dan Muslim Pro (dari judulnya mungkin udah nangkep tujuan dari aplikasi ini untuk apa ya. Yang Muslim Pro saya pake untuk tau jadwal sholat dan yang satunya lagi untuk referensi bacaan al-quran buat saya. Kenapa sampe harus dua gini karena referensi al-quran yg di Muslim Pro saya suka ga mudeng, mereka ejaan latinnya ga sama dengan yang saya ngerti. Sementara dulu pas saya install al-quran indonesia mereka belum mengintegrasikan jadwal sholat)
  • Skyscanner dan Qatar Airways (sebagai perantau dan (mantan) traveler tentu salah satu kegiatan yang cukup menghibur adalah nyari tiket murah yegaaaa hahaha. Makanya saya punya dua app ini di hp 😝 saya khusus install qatar app karena harganya lumayan bersaing)
  • H&M dan Zara (namanya cewe seneng lah ya kalo belanja online semakin dimudahkan hehehe. H&M app saya udah punya cukup lama, sementara Zara baru-baru aja karena saya punya gift card – kado dari temen-temen di sini sewaktu saya ulang tahun agustus tahun lalu. Khusus H&M, untuk sistem pembayarannya adalah monthly bill alias saya punya opsi untuk bayar belakangan kalo saya belanja di sana – sama kaya di Bol.com hihi. Kalo mereka lagi promo gratis ongkos kirim nguntungin banget buat saya terutama kalo saya ga cocok dengan barang yang udah saya order. Gratis return pulakkk. Gimana ga hepi ya 😁)
  • MyCalendar ( aplikasi ini saya pake untuk tracking jadwal period beserta symptoms-nya. Saya kan termasuk cewe dengan siklus period panjang jadi suka lupa kapan terakhir dapet, jadi aplikasi ini bantu banget buat saya untuk ngecek kapan kira-kira period selanjutnya)
  • Flickr (ini sih saya install karena tergiur dengan cloud storage-nya hehe. Begitu install malah jadi nemuin foto-foto (keren) yang dulu sempet saya upload di website-nya. Sekarang dipake banget juga engga tapi sayang juga kalo di-uninstall. Emak-emak nostalgic banget sih saya ya 😄)
  • Yummly (saya pake aplikasi ini buat nyontek resep kue dan masakan walo sayang ga komplit karena ga pernah nemu resep masakan indonesia di sini)
  • Panasonic ImageApp (karena saya punya kamera panasonic, makanya sangat handy kalo saya juga punya aplikasi ini di hp. Foto yang diambil pake kamera bisa saya copy langsung ke hp atau cloud storage lain yang saya punya. Selain itu, hp saya bisa jadi remote buat moto dari jarak jauh. Keren ya *norak haha)
  • Brother iPrint&Scan (kalo ada dokumen yang pengen saya print langsung dari hp, saya tinggal klik dan print lewat hp langsung. Koneksi ke printer terhubung via wifi. Again, really handy and saves time banget kalo pas lagi in a hurry)
  • JustDance Controller (ini adalah aplikasi terakhir yang saya install di hp. Harus install karena anak saya beli games Just Dance. Awalnya sebelum tau saya suka gagal meng-connect aplikasi ini dengan console-nya. Tapi sekarang untungnya almost always succeeded. Serunya kita bisa main games ini bareng up to 6 persons, jeleknya? Ada resiko hp-hp pada beterbangan dan berjatuhan hahha)

Sebagai tambahan, kemarin pas hamil saya punya aplikasi khusus untuk tau perkembangan bayi, tracking berat badan, step counter, calories intake dan drink/liquid consumption. Setelah melahirkan semua saya uninstall karena lebih banyak dicuekin alias ga dibuka daripada ditengoknya hihi.

So there you go
, sekian aplikasi-aplikasi yang ada di hp saya. Maaf yaa jadi panjang postingannya😁.

Gimana dengan aplikasi di hp temen-temen? Kayanya si ga mungkin sebanyak punya saya ya, boleh dong di-share ke saya pengalamannya 😊

Thank you 2016, Welcome 2017!

“Year’s end is neither an end nor a beginning but a going on, with all the wisdom that experience can instill in us.”
Hal Borland

Beberapa saat lagi di tempat kami tahun akan berganti.
Tahun 2016 banyak cerita yang udah kita lalui. Kalau mau dihitung ga tau deh berapa banyak berkah yang udah Allah kasih kepada kami. Ga ada hentinya kami bersyukur kepada Allah SWT untuk segala yang terjadi. Semoga kami selalu ingat untuk bersyukur, atas nikmat dan segala yang sudah dilimpahkan kepada kami.

Dari dulu walaupun ga bener-bener strict dan bikin target, saya suka bikin semacam mental list di kepala saya apa aja yang udah saya capai selama setahun, yang saya mau capai untuk setahun ke depan. Selain bagus sebagai pengingat, hal ini juga bisa menjadi semacam dorongan buat saya dan apa yang saya kerjain ke depan jadi bisa lebih terarah.

Saya mau share sedikit beberapa highlight buat saya di tahun 2016 ini. Banyakan yang indah-indah si hehe, saya ga suka (dan ga mau) begitu mendayu-dayu dengan sesuatu yang bikin saya sedih atau kecewa. intinya bersyukur dan move on, ya ga? 😀

  • Yang paling utama tentunya kehadiran anggota baru di keluarga kami. Alhamdulillah walaupun sedikit berjuang di akhir-akhir masa kehamilan, semua dilalui dengan lancar. Lahiran lancar (health system dan penanganan yang superb buat saya dan suami – bener-bener pengalaman yang bikin kami puas dan grateful deh pokonya), bayi sehat sempurna, masa recovery yang cukup sebentar, anak-anak dan suami juga oma di sini sayang dan ga henti-hentinya memberikan support, bener-bener Alhamdulillah lah pokonya (big time).
  • Seneng bisa pulang ke Indonesia di tengah masa kehamilan, didoain sama semuanya, ketemu mama, abang, kakak, adik dan keponakan, juga sempet ketemu sama temen-temen kesayangan.
  • Alhamdulillah mama dan echa juga bisa nengokin kami di sini selama sebulan ga lama setelah saya melahirkan, jadi bisa sharing cerita, dapet bala bantuan dan bikin rumah jadi makin rame.
  • Seneng denger temen-temen deket saya juga di tahun ini barengan hamil (dan nyusul hamil! hihi). Ada Neneng Mbem yang lebih dulu melahirkan dan akhirnya jadi sering berbagi info buat saya perihal macem-macem yang berhubungan dengan persiapan melahirkan dan anything about baby, jeung R yang cuma beda 5 hari aja waktu bersalinnya sama saya, mbak I yang awal Januari kemarin akhirnya officially menikah dan kemudian November kemarin melahirkan baby boy juga, my sistas Inge dan Lia yang sekarang expecting dan masih berjuang sampai waktunya nanti bersalin (sehat terus ya ayang-ayang!), Mami F di Berkel-Enschot yang semua orang bilang agak gak mungkin pun sekarang lagi expecting! juga temen-temen lain yang saya kenal di sekeliling saya yang mungkin saya lupa atau ga kesebut di sini, saya ikut seneng deh pokonya.
  • Beberapa temen deket saya mampir ke Belanda dan kita sempet jalan bareng. This is priceless for me. Yang pertama, saya ketemuan dengan sahabat saya semasa SMA di sini. Kebetulan emang dia tiap tahunnya bolak-balik Jakarta – Madrid karena suaminya kerja di Madrid. Dia liburan ke sini bareng suami dan dua anaknya, dan alhamdulillah saya sempet nemenin mereka buat jalan-jalan ke Volendam dan Zaanse Schans (waktu itu saya bela-belain nyetir dengan perut besar demi ketemu lah haha). Yang kedua, saya beserta baby F dan bareng sahabat saya semasa SMP yang kebetulan ada business trip ke Roma punya kesempatan buat liburan singkat ke Paris (thanks to hubby yang pengertian ;)), dan kemudian dia nginep di tempat kami. Really glad we can make it happen.
  • Beberapa temen saya yang udah saya kenal lama dan tinggal di Belanda harus kembali ke tanah air, satu karna Phd-nya udah selesai, dan yang satunya lagi karna masa tugasnya di kedutaan sudah selesai. Yang Phd dulu kami kuliah bareng S2 di sini (dia lulus cum laude, saya CUMa lulus aja wkwkwk), sementara yang diplomat kami kuliah bareng S1 di FHUI dulu. Sedih tapi senang si sebetulnya hehe, karna dua-duanya pulang karena sesuatu yang positif, bukan negatif. Semoga kita masih dikasih kesempatan (kesehatan dan juga rejeki) untuk ketemu lagi ya temen-temen.
  • Renovasi rumah yang walaupun berjalan lama tapi sedikit-sedikit menuju ke arah yang lebih baik. Terutama sebelum Fabian lahir, kami harus ngebut bikin kamar buat anak-anak (sekalian juga merapikan tempat cuci dan setrika) di atas. Thank God it was finished on time, karena ternyata persis seminggu setelah kamar Fabian selesai, saya dijadwalkan untuk lahiran wkwk. Saya bersyukur juga rumah mama di Indonesia bisa ikutan direnovasi (dan dicat ulang!). Walau mungkin masih banyak yang harus dibetulin (maklum rumah tua) tapi setidaknya sudah ada perubahan ke arah yang lebih baik lagi hehe.
  • On sosmed point of view (halah), seneng punya temen baru (dan bacaan dikala senggang) lewat blog ini =) terima kasih sudah mengisi waktu-waktu saya dengan cerita serunya yaa (maapin tapi kadang abis baca trus mau komen udah nulis tapi abis itu suka lupa mencet send hahahaha). Begitupun dengan instagram. Saya jadi semangat untuk posting di situ hehe. Saya pun kembali aktif posting di facebook (via path atau instagram), walaupun ya ga seberapa.
  • Banyak berita heboh yang dateng dari Indonesia, dari kopi sianida, pilkada DKI, cerita-cerita lama berbau SARA, mewabahnya sinetron india (apa turki ya? lupa :p), sistem kurikulum yang katanya mau berubah, masalah dwi kewarganegaraan dan menteri instan, dan terakhir heboh pilot mabuk. Sedih juga dengan banyaknya musibah yang terjadi (khususnya yang dibuat oleh manusia) yang dimulai dari bombing di mana-mana, juga perang di Syria.
  • masih banyak lagi yang maunya ditulis di sini, tapi nanti kepanjangan tau-tau tahun barunya lewat lagi hahaha. sementara udah sampe sini aja lah highlightnya ya guys. udah banyak juga ini buat setahun!

Harapan di tahun ke depan, semoga saya bisa mengelola waktu dengan lebih baik lagi, lebih rajin ibadahnya, semakin sabar dan bisa handle segala urusan rumah tangga dan juga anak-anak serta suami. Semoga juga di waktu ke depan saya bisa lebih baik lagi bahasa belandanya, saya pengen ikut (dan lulus) NT2 examen supaya bisa dapet kerja yang sesuai dengan pendidikan saya dan mungkin jadi lebih gampang ke depannya (aamiin). Semoga suami dan anak-anak beserta keluarga besar saya dan suami selalu diberikan berkah sehat, kebahagiaan, kesuksesan di dunia (dan akhirat). Semoga kami semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya, pribadi yang tidak lupa bersyukur, rendah hati (bukan rendah diri), dan ramah serta menyenangkan (at least ga bikin kesel orang hehe).

Satu lagi, semoga adik saya diberikan kemudahan untuk mewujudkan keinginannya untuk menikah dengan pria pilihannya. semoga juga tahun depan kami bisa berkumpul semuanya di Jakarta. AAMIIN =)

Sekali lagi, selamat tahun baru semuanya! I leave with another one nice quote taken from brainyquote.com:
Let our New Year’s resolution be this: we will be there for one another as fellow members of humanity, in the finest sense of the word. ~ Goran Persson

‘t Kwekkeltje Rosmalen

Back then when the kids were still in group 2, they had a school trip to a public founded playground called ‘t Kwekkeltje. It is located in Rosmalen, a city close by to our place (around 15-20 KM). They really enjoyed it they asked me if we can go there by ourselves during their autumn break.
Finally on the last day of their holiday we managed to go there. It was my first time visiting the place. The entrance to the playground is completely free. It has quite big space and you can play with many things (sand, water, climbing, what kids not to like huh). My husband said that usually this place is completely packed, especially when the weather is nice. But luckily on that day we had quite reasonable crowd: not too full, although not that empty either. The weather was just like typical autumn weather: a bit gloomy and cold. Other than that, everything was just fine. Our youngest one also didn’t complain much although it was quite cold for someone at his age. We only put double layers of clothes and an extra blanket to cover him while sitting at maxi cosi car seat (we didn’t bring his bassinet).

The kids were reaaally enjoyed it! The minute we arrived they went directly to the tree house and just disappeared from our sight. After that, they went to the sling where they can sit on and then let it run from one side to the other. Afterwards they started to make a stream for water in the zandbak (sandbox). We forgot to ask them to just wear their boots instead of daily shoes (and old clothes instead of netjes one). I don’t really care actually as long as they’re having fun. But still..looking at them I couldn’t stop but think “sniff..must double time washing for their clothes. And not to forget to ask kids to clean up their shoes before going inside.

Now, back to the playground topic. So, as I mentioned above, this playground is completely free. Its a self-funding park – so to say. Some people gave donation to build some of its attractions. Other than that, they also have a kind of spaarpot (piggybank) not so far from the entrance/exit door where all the visitors can put in a bit of their money (or a lot if you are a coin collector for example :p). The place has several public WC (two if i’m not mistake), and one special for handicap and baby changing room. There is also a small room next to the entrance, for the volunteer(s) to get some warm when the day is cold (I guess). The playground can also be booked for special occasion like birthday party or school trip, by advanced reservation. They only will charged €1,5 per child for those kind of occasion (for maintenance cost I think). I find this place is quite good, considering the fact that its a self funding park. They took care of it quite well. Only kids said that the restroom was quite smelly. Oh ya, they didn’t provide any toilet paper or whatsoever there, so in case someone wanna go there it would be handier if they also bring their own toilet paper (and wet tissue when necessary). Also there are no food stall or cafe that sells consignment around, so it is better to bring at least a bottle of water and some snacks if you bring your kid(s) there.

If you wanna know more about this playground, you can check their personal website on this web address.

For the rest I will leave you with some photos of the playground which I took by my phone.
See ya on my next post!

the entrance (and exit)

list of the sponsors and donors of the playground.

bicycle parking space.

the restroom.

special restroom and baby changing room.

a part of the tree house.

a special bridge that can be used as a seesaw.

the other side of the tree house

climbing stuff.

the sling (I dunno how its called hehe)

water parkour

rabbit hole.

sandbox

the kids were busy with the digging

waterpump.

the spaarpot where you can put in some coins inside.

Bingkisan Gratis untuk Para Calon Ibu di Belanda

DSC_2769

Kalo di Indonesia banyak yang lagi hepi dengan parcel-parcel lebarannya (plus THRnya juga ;)), saya di sini juga lagi (agak) hepi karna barang gratisan di atas hehe (penghiburan dikala THR ga ada yang mampir kemari😂).

Jadi di Belanda (dan mungkin di Belgia juga), kalo berminat para wanita yang sedang hamil (atau baru aja melahirkan) bisa dapat bingkisan-bingkisan gratis yang isinya lumayan menarik. Ga gitu ribet kok buat dapetinnya. Cuma isi semacam kolom registrasi/info trus kita akan dapet email balik dari mereka. Kemudian kita ambil deh si box-box ini di tempat yang udah ditentukan. Emang si selama beberapa waktu email kita nanti kita terkena spam (email-email promo gitu kebanyakan, ada juga semacam tips untuk para wanita hamil dan menyusui), tapi kita bisa selalu milih untuk opt-out kok.

Oke, buat para ibu (atau calon ibu nantinya) yang kebetulan tinggal di Belanda (atau Belgia) kalo berminat juga buat dapet bingkisan tersebut bisa cek list di bawah ini ya (feel free buat teman-teman untuk menambahkan, kali aja punya info gratisan lainnya).

Kruidvat Jouw Baby & Mama Voordeel
Untuk bingkisan dari Kruidvat (semacam drugstore kaya Guardian ato Century kalo di Indonesia kali ya) kita harus jadi member dulu di sana (pendaftarannya gratis). Nama membershipnya JOUW (means “you”). Apa aja isi bingkisannya? Ada disposable diapers (merek kruidvat sendiri) size newborn isi 22 pcs, baby schuimbad (baby soap, own brand juga – tapi wanginya mirip zwitsal hehe), koelbijtring (mainan untuk stimulan gusi/gigi bayi), dan tas belanja.

De Blije Doos
Kalo de blije doos – yang berarti “the happy box” – diambilnya di toko khusus untuk ibu hamil dan bayi namanya Prenatal. Isinya lumayan banget. Ada disposable diapers merek Pampers 22 pcs plus beberapa voucher untuk pembelian produk pampers, botol susu merek Philips Avent untuk newborn, fopspeen (empeng kalo kata orang indo mah hihi, ato pacifier bahasa enggrisnya), voucher Prenatal sebesar €2,5 plus kaus kaki untuk newborn, voucher €10 dari wehkamp.nl, sikat gigi untuk bayi, voucher/potongan harga untuk pemesanan geboortekaartjes, sudocream ukuran mini, minuman kaleng merek Bavaria raddler, sample-sample khusus untuk ibu hamil (vitamin, cream khusus untuk perawatan kulit), dan majalah WIJ (majalah khusus ibu hamil, doi sponsor utama si pemberi giftbox ini hehe). Buat yang berminat boleh klik link ini ya.

Ouders van Nu Zwanger Box (dan Ouders van Nu Baby Box)
Yang ini sponsor utamanya adalah majalah Ouders van Nu. Mereka kerja sama dengan Etos yang jadi lokasi pengambilan si box-nya (Etos ini hampir sama kaya kruidvat, semacam drugstore juga). Selain bisa diambil di toko Etos terdekat, box bisa juga dikirimkan via pos, jangka waktunya kurang lebih sekitar 15 hari. Kita bakal dapet dua box: Zwanger Box dan Baby Box. Untuk Zwanger Box cuma akan dikasih kalo usia kehamilan kita masih dibawah 7 bulan. Seandainya udah lewat cuma akan dapet yang Baby Box aja. Isinya ga sebanyak de blije doos tapi masih lumayan juga lah. Ada Romper (bodysuit buat bayi) ukuran newborn dari C&A plus voucher €10, fopspeen (empeng), voucher dan disposable diapers 2 pcs dari Pampers, voucher-voucher (lupa dari mana aja), cream khusus untuk perawatan striae di perut ibu hamil, minuman merek Jill’s rasa apple cider dan majalah-majalah dari Ouders van Nu. Untuk dapet Zwanger box dan Baby box boleh di klik link yang ini ya.

Baby Dump Cadeaupakket
Kalo paketnya si Baby Dump ini kita harus dateng ke toko mereka (kebetulan toko terdekat mereka dengan rumah kami lokasinya di Eindhoven). Jadi mereka pertama akan kirim semacam ad bundle (semacam majalah tapi isinya produk-produk yang dijual di baby dump) ke alamat rumah kita, di ad itu ada semacam kartu khusus untuk kita tukarkan di toko. Isi dari paketnya ada baby romper ukuran newborn, hydrofiel washandje (waslap bahasa indonya klo ga salah), kaos kaki untuk newborn, perlengkapan makan untuk bayi (ada tempat minum dan sendok kalo ga salah), muts (topi untuk bayi) dan beberapa pernak pernik lain. Buat yang minat boleh dicek link ini 🙂

Kiekeboebox PLUS
Bingkisan ini belum bisa saya ambil, berhubung kalo saya liat dari persyaratannya harus menunjukkan geboortekaart (birthday card) si bayi. Batas maksimal pengambilan bingkisan kalo ga salah sekitar 2 bulan setelah bayi lahir deh, dan bingkisan bisa diambil di supermarket PLUS terdekat.
Untuk lebih jelasnya bisa diliat di link ini.

Pampers Gratis Fotoboek Lux (from photobox.nl)
Photobook ini juga belum bisa saya tukarkan (walaupun saya udah dapet kode vouchernya hehe) secara yang mau di print belum lahir yekaaan :D. Kalo saya liat dari emailnya si album fotonya lumayan bagus, dan harganya kalo kita print tanpa promosi sekitar €29,9. Lumayan kan yaa. Kalo mau liat promo-nya boleh cek link ini 😉

Sementara ini segitu dulu list-nya ya. Nanti kalo saya nemu yang gratisan lagi Insya Allah akan saya update list nya 😊

ps.
Saya kurang tau apakah di Indonesia (atau di negara lain) ada juga bingkisan-bingkisan gratis kaya gini. Kalo ada yang pernah punya pengalaman atau tau mungkin boleh share juga, lumayan kan ya, kali aja bisa bikin hepi temen-temen lainnya;)

The Return of Setan Sale :D

5223755

“Sale Price – What something costs when it is priced only slightly above what it is worth; also what something is priced at the day after we bought it at a higher price.”
~Richard E. Turner (1937–2011), The Grammar Curmudgeon, a.k.a. “The Mudge,” from “The Curmudgeon’s Short Dictionary of Modern Phrases,” c.2009

Bukan cuma setannya Conjuring aja yang balik lagi muncul di sinema beberapa waktu yang lalu. Mulai minggu kemarin setan Sale juga udah mulai muncul dimana-mana nih wkwkwkwk. Paling deg-degan kalo brand-brand favorit udah mulai buka lapak deh. Gawat buat dompet! Untung aja sekarang saya lagi hamil, jadi kalo mau belanja mikirnya lamaaa bener. Mau beli baju hamil banyak-banyak kan sayang ya, sebentar lagi juga ga akan kepake. Sementara kalo beli baju biasa belom bisa dipake juga sekarang secara perut masih melendung dan abis melahirkan belom tau bakalan pake baju size berapa (hikhik). Tapiii…ga berarti saya terlepas dari godaan nih, soalnya saya juga suka liat baju untuk anak-anak, ditambah sekarang memang pas waktunya nyiapin clothing untuk si calon bayi.

Semenjak saya pindah ke sini perasaan semakin sering saya berburu baju via internet (kalo dibandingin frekuensi bener-bener keluar masuk toko ya). Kenapa? kadang buat saya ini lebih efisien. Selain bisa sambil selonjoran (haha), saya bisa balikin barang yang udah saya order ke toko tersebut (biasanya barang bisa dibalikin paling lama sekitar 14 hari sampai 100 hari). Paling untuk return beberapa brand kita perlu bayar ongkos pos nya aja (kebanyakan gratis si). Bahkan kalo saya belanja di H&M website saya bisa bayar belakangan wakaka. Trus buat barang yang saya mau balikin cuma perlu tambahin 1 Euro aja dong, dengan gratis ongkos kirim hihi.

Balik lagi ke sale, beberapa situs yang udah mulai sale minggu lalu antara lain Esprit, Mango, H&M, Pull and Bear, Stradivarius, River Island (saya terlalu abege ya seleranya :p) dan Outlet-outlet di Roermond (huaaa belom sempet ke sana :(). Dan kemarin saya baru aja buka situsnya Zara, ternyata mereka udah mulai sale juga dong. Duh, mau garuk tanah liat babies clothingnya, lucu-lucu banget!!! Sempet buka juga situsnya Kiko Milano (cosmetic brand dari Milan) mereka juga sale. Harganya waw banget lah. Diskonnya bisa sampe 70% loh. Begitupun Bodyshop. Body butter nya rata-rata setengah harga, trus ada beberapa produk mereka yang didiskon sampe 70% juga. Cuma ya itu, harus buru-buru belii, kalo ga ya gigit jari deh ujung-ujungnya.

Kayanya di Jakarta juga sekarang lagi rame sale ya. Apalagi udah mau deket lebaran gini (plus THR baru pada cair kayanya :p), ga kebayang deh tanah abang, ITC-ITC, department store dan mall-mall pasti ramai banget udah kaya cendol ngumpul di gelas hihi.

O iya, seinget saya ada beberapa online store yang bisa dikirim ke seluruh negara dan kadang mereka bebas ongkos kirim loh. Misalnya aja Gerard Cosmetics. Mereka free delivery cost ke seluruh negara (untuk standard delivery nya). Gerard Cosmetics ini saya suka banget sama lipstik-lipstiknya. Bagus, murah, dan rajin kasih diskon haha (tapi kayanya sekarang harganya udah agak naik, walau kalo dibanding MAC masih jauh lebih murah deh). Warna-warna lipstiknya lumayan lucu dan bagus di bibir. Saya saranin buat nyoba deh. Untuk potongan harganya mereka biasanya suka kasih kode khusus via facebook page mereka. Untuk yang sekarang berlaku setau saya kode “Gerard35” yang bakal kasih diskon 35% untuk produk dengan harga reguler (bukan sale price).

Anyway, selamat shopping ya temans. Sekian dulu nulis-nulisnya, mau lanjut browsing yang lucu-lucu dulu hihi.

Long Haul Flight, Mudik dan Hamil (2).

DSC_2224

Kamboja yang sedang mekar di rumah mama. Such a beauty 🙂

“You can kiss your family and friends good-bye and put miles between you, but at the same time you carry them with you in your heart, your mind, your stomach, because you do not just live in a world but a world lives in you.”
― Frederick Buechner

Memang ya, tempat dimana kita dilahirkan dan dibesarkan (hampir) selalu memberikan a certain kind of feeling. It will always be a part of you. Rasa nyaman, homey, terutama kalo keluarga dan sahabat yang kita miliki masih bisa kita temui dan ada di sekeliling kita, best feeling deh pokonya.

Sesampai di rumah, seneng banget akhirnya bisa ketemu mama, kakak adik dan keponakan. Saya langsung teler tapi hihi, secara perjalanan dari bandara ke rumah mama hampir sama aja lamanya kaya terbang dari jakarta ke aceh! tapi alhamdulillah kami tiba dengan selamat. Pengen cerita-cerita akhirnya ditunda besoknya supaya saya lebih fresh. Bersyukur banget, saya yang biasanya jetlag – terutama masalah jam tidur – kalo balik dari eropa, kemarin hampir ga gitu berasa.

Hari pertama sarapan, so pasti pake nasi uduk langganan hahaha. Jadi ada ibu-ibu yang jual nasi uduk di deket rumah, rasanya itu pas banget sama lidah saya. Bukan yang jenis nasi uduk betawi, tapi kalo yang ini lauknya pake telur dadar iris dan tempe kering plus sambal goreng dan kerupuk. Simpel tapi enak banget. Setelah sarapan, saya dan kakak-adik olah raga ke taman kota BSD. Cuma jalan santai aja si ikutin track, tapi lumayan lah daripada ga olah raga sama sekali yah. Abis itu jajan deh hahaha :p

Sebelum mudik, saya udah bikin semacam itinerary kasar (kali ini di otak aja tapi :p) kira-kira apa atau siapa aja yang mau saya lakukan/temui selama di Indonesia. Kali ini karna berangkat sendiri jadi lebih santai dan ga banyak rencana. Cuma karna ada beberapa prioritas dan yang akan saya temui ini agak sibuk jadwalnya jadilah kami harus bikin rencana sebelum saya tiba. Minggu pertama praktis hanya kumpul di Bogor bareng sahabat saya sewaktu kuliah dan persiapan acara syukuran/pengajian 4 bulanan kehamilan saya di rumah (pas acara sebenernya udah lewat 4 bulan si hehe). Tanggal yang kami pilih untuk syukuran/pengajian bersamaan dengan 2 tahun meninggalnya almarhum bapak, jadi pas saat acara juga sekaligus mendoakan almarhum bapak. Rencana awal cuma pengen ngundang tetangga sekitar aja, tapi akhirnya kita putuskan untuk ngundang keluarga juga (adik-adik mama dan almarhum bapak beserta anak-anaknya).

Untuk selebihnya saya tidak bikin rencana apa-apa lagi. Kalo biasanya setiap liburan bareng suami dan anak-anak kita pergi keluar kota supaya anak-anak ga gitu bosen, kali ini saya cuma stay di rumah aja. Sempet juga pengen ajak mama dan lainnya untuk weekend getaway karna kebetulan persis sebelum jadwal flight pulang mama saya berulang tahun. Tapi akhirnya gagal karna keponakan saya terkena demam berdarah dan harus dirawat 😦

Di minggu pertama saya dan sahabat saya (kami berlima, cuma sayang yang satu (Inge) pindah ke LA dan kita ga bisa dapet tanggal mudik yang sama – pas dia pulang seminggu kemudian saya baru mudik huhu) rencana untuk stay di Bogor. Sahabat-sahabat saya ini sampe ambil cuti dong supaya bisa nemenin saya hari Seninnya. Salah satu sahabat saya, Erina, dari lahir memang tinggal di Bogor, dan sebelum saya dan Inge pindah kami sering menghabiskan waktu bareng-bareng nginep di sana. Tapi sayangnya lagi, salah satu sahabat saya, Lia, mendadak ga bisa ambil cuti hari Seninnya karna ada kerjaan yang ga bisa ditinggal. Akhirnya cuma saya dan sahabat saya satunya lagi, Melissa, yang nginep di tempat Erina. Bicara tentang teman dan sahabat, mungkin di lain waktu saya akan cerita tentang mereka di postingan terpisah hehe.

Back to the story, jadi seperti biasa tujuan utama kalo berkunjung ke Bogor adalah wisata kuliner dong haha (selain tentu nengokin Erina dan keluarga). Enaknya punya sahabat yang orang lokal itu kita jadi bisa tau tempat mana yang rekomen untuk dikunjungi, dan biasanya tempat-tempatnya itu bukan yang orang banyak tau ato terkenal karna omongan mulut ke mulut.

Rumah makan pertama yang kami kunjungi untuk makan siang adalah Restoran Yama Masu di Sentul City (Ruko Plaza Niaga 1). Resto ini menyajikan masakan Jepang yang cukup otentik (ini penting secara Erina agak rewel sama masakan Jepang karna dia setengah jepang hehe). Koki resto ini menurut info dari Erina dulu kerja di restoran Sakura yang ada di lebak bulus (resto Jepang favorit kami sebelumnya, tapi range harganya lumayan tinggi). Buat kami ini recommended deh, rasanya memang enakk dan harganya lumayan ga gila. Malah Erina suka request menu modifikasi alias yang ga ada di menu dan sama mereka dibikinin dong. Kemarin pas kami ke sana saya pesen set menu (teishoku) yang isinya beef teriyaki, rice, miso soup, side dish dan japanese pickles. Selain itu kami juga pesen side dish edamame, salmon salad, dan chuka kurage (jelly fish). Sayang banget ga nyoba sushinya karna yakin ga bakalan kemakan kalo pesen – porsinya gede ternyata! Temen-temen yang lain ada yang pesan ramen (Lia), nasi goreng salmon untuk O (Erina’s son), Chicken Katsu Curry (Erina’s hubby), Chicken katsu teishoku (Melissa’s), dan menu modifikasi untuk Erina (something with sushi rice and a lot of toppings on top).

Selesai makan kami meluncur ke rumah Erina. Well, ga langsung ke sana si tapi mampir dulu beli martabak hehehe. Kalo biasanya kami beli martabak di daerah tajur (martabak air mancur), kali ini kami beli martabak pecenongan. Untuk rasanya juga kali ini beda. Biasanya kami pasti pesen martabak keju-nangka dan coklat nutella, kali ini kami pesen martabak rasa Black Oreo-Cheese, Red Velvet-Cheese, dan mini Nutella. Dan so pasti martabak telornya hahhaha (kalap bener ya:p). Ujung-ujungnya si sebenernya ga dimakan langsung juga. Akhirnya ini martabak(s) kami makan pas sarapan besoknya. Di jalan kami juga sempet beli duku (senengnyaaa karna lagi musim). Sampai di rumah Erina dukunya langsung diserbu donggg, terutama sama anak-anak. Ga nyangka mereka suka duku (dan bisa makannya!).

Untuk makan malam, tadinya kami rencana mau makan di rumah makan jawa timuran (seafood), tapi karna udah kemaleman trus kehabisan jadinya kami putar haluan dan makan di Lemon Grass, resto yang lagi ngehits banget di Bogor. Dimana-mana di social media banyak banget yang posting foto dan rekomen resto ini. Kalo kata Erina, ini resto ga pernah sepi (kalo liat dari parkirannya yang penuh melulu). Mau weekdays ato weekend sama aja, makanya Erina yang orang bogor pun belum pernah kesana.

Kami sampai di Lemon Grass udah jam 9 malem, tempat masih lumayan full, tapi beruntung pas kami sampe ada spot yang muat untuk kami semua (walau di bagian smoking area). Kalo menurut saya, tempat ini memang ditujukan untuk nongkrong, bukan untuk bener-bener makan. Suasananya enak, interiornya keren, tapi kalo untuk makan beneran agak susah. Bangkunya banyakan lebih untuk santai. Untuk makanannya sendiri not that bad kok. Lumayan enak malah, cuma untuk harga yaa harga cafe lah ya, agak lebih tinggi dari rumah makan biasa. But again, all in all its not that bad.

pixlr_20160411230925760

cornucopia of food I had on the first day in Bogor 😀

pixlr_20160411232529107

Us 🙂

Keesokan harinya, tadinya kami rencana mau cari-cari makanan yang seru di pasar pagi Sentul (makanan tradisional kaya nasi kuning ambon, panada, gorengan dan lain-lain), tapi kita bangun kesiangan dong hahaha. Ya udahlah jadinya kita makan apa yang ada di tempat Erina aja, abis itu kita meluncur ke baby shop sebentar, mampir ke roti unyil venus, beli asinan bogor dan menuju rumah makan favorit kami lainnya, Warung Ngariung (ngetik namanya aja udah bikin saya ngeces niih hahhaha). Tiap ke Bogor sebenernya pengennya ke sini, tapi karna lokasi dan rame tiap weekend makanya kami ga bisa juga selalu ke sini. Untungnya pas kami ke sana kan hari Senin, jadi aman hehe. Menu favorit kami di sini Ayam bakar bekakak dan sambal dadaknya. Duh ini dua enaknya bikin stress soalnya jadi maunya nambah nasi terus hahahha. Selain menu ini, gurame goreng terbangnya juga enak, sayur asemnya juga, tempe mendoannya, dan sambal-sambal lainnya (sambal mangga juga rekomen). Pokonya selera saya banget lah. Mulut kampung banget ya hihi. Dan udah segitu banyaknya kami makan, kami cuma perlu bayar ga sampai setengahnya dari billing order kami di Lemon Grass! makanya cinta banget sama rumah makan ini 😀

pixlr

Our meals at Warung Ngariung. Slurp!

Selesai makan siang kami langsung pulang ke rumah masing-masing. Melissa pake gojek trus naik kereta dari stasiun bogor ke stasiun terdekat dengan Rawamangun, sementara saya pake Uber dari rumah Erina ke rumah mama saya. Berhubung pertama kali pake Uber, saya bisa pake voucher potongan harga dari Erina’s hubby, dan you know what, saya dong ga perlu bayaaar alias di charge nol!. Karna kasian (dan surprised banget wkwk) akhirnya saya kasih tip lebih aja ke pak supirnya.

Di hari minggunya, kami mengadakan syukuran dan pengajian di rumah. Alhamdulillah acara berjalan lancar. Banyak doa-doa dan wejangan yang diberikan dari keluarga dan tetangga. Yang bikin seru ya tebak-tebakan jenis kelamin dari rasa rujak hehe. Hampir semua yang nebak sesuai dengan hasil USG loh! hebat ya 😀

IMG-20160417-WA0001

Mom and I.

Di minggu kedua saya lumayan banyak ketemu dengan teman-teman. Mulai dari Bas si nederlander temen kuliah di Tilburg yang sekarang kerja di Jakarta, geng di kantor, geng jaman kuliah, geng masa SMA, geng dari SMP, sampe geng komplek hahahha. Seru! Ampun ya, saya gangster banget ternyata :p Alhamdulillah mereka masih perhatian dan nyempetin untuk ketemu di sela-sela kesibukan mereka. Walau cuma sebentar tapi buat saya itu berarti.

Untuk hari-hari selebihnya semasa saya di sana saya habiskan bareng mama dan keponakan. Kakak dan adik saya kan kerja, jadi ga bisa juga diajak kumpul sering-sering. Belum lagi kakak saya yang harus ekstra jaga anaknya yang dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah sebelum saya pulang kondisi keponakan sudah membaik, dan waktu saya tiba di Belanda dia sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Di hari saya harus kembali terbang ke Belanda, mama saya berulang tahun. Karena situasi dan kondisi akhirnya kami tidak ada acara khusus untuk merayakan. Tapi saya dan adik saya bikin surprise dengan memesan cake spesial untuk mama. Ga pake tiup lilin ataupun potong kue, yang paling penting berdoa semoga mama selalu diberikan berkah kebahagiaan, kesehatan, kesabaran dan ketenangan dalam hidupnya. Alhamdulillah saya bersyukur masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu dan kumpul dengan mama, semoga mama diberikan kesehatan dan Insya Allah mudah-mudahan nanti bisa kunjungan ke Belanda pada saat saya melahirkan nanti. Aamiin.

collageTR.jpg

Geng semasa SMA, sayang ga semuanya bisa kumpul. Btw tau ga nama gengnya apa? TR alias Tim Rumpi dong wkwk. Namanya ini yang kasih bukan kami, tapi temen-temen cowo yang mungkin tiap kumpul bareng suka rumpi yah hihi. 

collageKomplek.jpg

temen-temen masa kecil di komplek. syari’ah semua ya kecuali saya :p semoga segera menyusul, aamiin.

13043403_10153700038449405_1958056048051220126_n

kalo yang ini geng jaman SMP dulu. Nama gengnya lebih parah dong, Zombie kemudian ganti nama jadi Da PinkPeppers hahahhaa (duh) 

collageG13

Geng susah seneng selama kuliah S1 dulu di UI. Dijulukin G13 karna jumlah kita ada 13 orang.

collageOFFICE

Kalo yang ini temen-temen seperjuangan di kantor HKI. 

DSC_2237(1)

Blackforest Cake yang kami beli untuk mama 🙂

collageFAM

Parts of mi familia. Too bad I forgot to take any photo with the whole fam grrr.

Sedikit mengenai perjalanan kembali ke Belanda, menurut saya untuk trip yang ini alhamdulillah lebih lancar dan terasa lebih smooth dibanding waktu berangkat. Selain kayanya karna persiapan saya yang udah lebih mateng (berdasarkan pengalaman sebelumnya), juga karna faktor penerbangan yang cukup tenang alias sedikit turbulensi deh. Saya bisa tidur dengan nyenyak di leg pertama (sebelum terbang saya nenggak paracetamol :D), waktu transit yang lebih masuk akal (ga terasa terburu-buru), dan saya sendiri yang mungkin udah bisa cope up dengan kondisi yang ada. Sesampai di Schiphol trus ngeliat suami dan anak-anak duh senengnyaaa. Anak-anak langsung minta peluk, bapaknya cuma kebagian koper ajah :p

Satu yang bikin saya ngerasa jetlag adalah bahasa, sepanjang jalan menuju tempat parkir (sampe rumah) anak-anak langsung cerita segala macam nyerocos pake bahasa belanda (mereka seneng cerita ke kami, dan memang kami biasakan untuk selalu bercerita). Rasanya aneh setelah dua minggu penuh cuma denger orang lain ngomong dan ngoceh pake bahasa indo doang sis. Untungnya ga lama-lama jadi langsung tune in deh sama apa yang diceritain sama mereka hehe.

Cuma…sepulang dari Indonesia perasaan kok saya makin berat bawa badan dan perutnya semakin keliatan buncitnya. Usut punya usut (tsaah) ternyata selama dua minggu liburan itu saya naik 2 kilo dooong hahaha. Oh ya, juga selama di Indonesia itu beberapa kali kaki saya bengkak hiks. Pola makan yang ga beraturan (yaiyalaaah, banyak makanan enak di sana!), plus cuaca dan banyak jalan kayanya yang jadi penyebabnya. Begitu saya di Belanda, alhamdulillah kaki kembali normal (ga bengkak lagi). Kalo makan si ya otomatis menyesuaikan ya. Tapi perut tetep makin buncit ahahaha. Alhamdulillaah lah ya, mudah-mudahan si dedek bayi sehat terus dan ga nyusahin mamanya 🙂 (aamiin).

Seperti Barbara Bush bilang, cherish your human connections – your relationships with friends and family. Dan satu lagi, enjoy life while you live 🙂 Sekian dulu cerita mudiknya ya kawan-kawan. Lain waktu nanti saya mau cerita tentang kehamilan saya boleh yaa :).

ps. all photos were taken with mobile phones, or received via WA, thus sorry for the lousy result 🙂